STUDI KASUS PERILAKU BERESIKO REMAJA KOTA MEDAN (Pola Makan, Aktivitas Fisik, Konsumsi Alkohol dan Narkoba Serta Perilaku Seksual)

  • Kintoko Rochadi Universitas Sumatera Utara
Keywords: JKN, Puskesmas, BPJS Kesehatan

Abstract

Laporan Indonesia Research Center (IRC), pada bulan Agustus 2016, menempatkan Kota Medan sebagai kota dengan urutan pertama kota yang tidak aman. Proporsi kenakalan remaja dan berbagai perilaku berisiko juga termasuk pada taraf yang mengkhawatirkan. Untuk itulah perlu ditelusuri determinan atau faktor-faktor yang menyebabkan para remaja di kota Medan melakukan perilaku berisiko. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berbagai variabel yang berhubungan dengan perilaku berisiko remaja di Kota Medan. Teknik pengambilan sampel pada metode kuantitatif dilakukan dengan cara cluster sampling dengan total sampel sebesar 180 orang. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan proses; editing, koding data, dan entri data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengonsumsi makanan dengan kategori cukup, dan sangat sedikit konsumsi ikan, buah dan sayur. Mayoritas perilaku merokok adalah laki-laki dan mendapatkan info rokok pertama kali dari kerabat. Tidak ada satupun responden yang pernah mengonsumsi obat-obat terlarang dan narkotika, hanya sebagian kecil pernah mencicipi minuman beralkohol. Perilaku seksual mereka cukup menghawatirkan dan sebagian besar menggunakan rumah sebagai tempat melakukan aktivitas seksualnya.

Published
2019-12-30
How to Cite
Rochadi, K. (2019, December 30). STUDI KASUS PERILAKU BERESIKO REMAJA KOTA MEDAN (Pola Makan, Aktivitas Fisik, Konsumsi Alkohol dan Narkoba Serta Perilaku Seksual). JURNAL PEMBANGUNAN PERKOTAAN, 7(1), 7 - 12. Retrieved from http://ejpp.balitbang.pemkomedan.go.id/index.php/JPP/article/view/62
Section
Articles