URBAN FARMING BERBASIS AQUAPONIC SYSTEM

  • Kinanti Wijaya
  • Jubaidah Jubaidah
  • Anik Juli Dwi Astuti
Keywords: Urban farming, Aquaponic system, Budidaya ikan lele

Abstract

Urban farming adalah praktik budidaya, pemrosesan, dan disribusi bahan pangan di atau sekitar kota. Konsep ini merupakan alternatif solusi memperpendek jarak antara  rodusen dan konsumen, sehingga bahan pengawet dan proses tambahan lainnya tidak dibutuhkan. Hal ini membuat konsumen mendapat jaminan bahan pangan yang masih segar terutama untuk sayuran dan ikan. Aquaponik adalah suatu kombinasi sistem akuakultur (budiyada ikan) dan budidaya tanaman hidroponik (seperti sayuran). Amonia dari urin ikan dapat menjadi pupuk bagi tanaman setelah diubah oleh bakteri tertentu. Pada sistem yang hemat lahan dan air ini, ikan dan tanaman dapat tumbuh dalam satu sistem yang terintegrasi, dan menciptakan suatu simbiotik antara keduanya dengan memanfaatkan sistem resirkulasi. Sistem Aquaponik merupakan solusi permasalahan usaha budidaya sayuran perkotaan (urban farming). Hasilnya

menunjukkan bahwa terdapat peningkatkan hasil panen sayur dan serta penghasilan tambahan dari ikan lele yang dikembangkan. Tanaman sayuran tumbuh dengan subur dan lebih cepat panen. Rasa sayuran juga lebih enak. Hasil panen lele juga cukup menggembirakan.

Published
2017-12-20
How to Cite
Wijaya, K., Jubaidah, J., & Astuti, A. (2017, December 20). URBAN FARMING BERBASIS AQUAPONIC SYSTEM. JURNAL PEMBANGUNAN PERKOTAAN, 5(2), 111-114. Retrieved from http://ejpp.balitbang.pemkomedan.go.id/index.php/JPP/article/view/17
Section
Articles