KEBIJAKAN KARANTINA KESEHATAN DALAM UPAYA MENCEGAH PENULARAN CORONA VIRUS 19 DI KOTA MEDAN

  • Tetty Yuliaty Universitas Sumatera Utara
  • Aldy Rambe Universitas Sumatera Utara
  • Zulfendri Zulfendri Universitas Sumatera Utara
  • Beni Satria Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Helvetia
Keywords: Corona Virus, Karantina Kesehatan, Pandemi, Kebijakan

Abstract

Penyakit Coronavirus Diseases 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Virus Baru yang belum teridentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus ini menyebabkan penyakit saluran pernafasan (seperti flu) dengan gejala seperti batuk, demam dan pada kasus tertentu yang lebih parah menyebabkan pneumonia. COVID-19 telah menjadi masalah kesehatan dunia. Pada tanggal 30 januari 2020, WHO menetapkan COVID-19 sebagai Public Emergency of International Concern (PHEIC)/Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia (KKMMD). Pada tanggal 11 Maret 2020, WHO sudah menetapkan COVID-19 sebagai Pandemi. Mengingat kasus ini semakin meningkat dengan cepat dan lebih dari 200 negara telah terinfeks.Bahkan dalam waktu 17 hari terjadi peningkatan kasus sebanyak 174,00% (jumlah kasus per tanggal 7 Maret 2020 sebanyak 47.021 kasus). Dampak wabah COVID-19 yang tumbuh secara cepat ini memerlukan tanggapan yang sifatnya reaktif, bagi warga Kota Medan khususnya, dan harus difokuskan pada tindakan yang memberikan manfaat terbesar bagi warga yaitu Pemutusan Rantai Penularan (Transmission).Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan mengenai tanggapan cepat sesuai dengan Prinsip Health before Wealt, pilihan Kesehatan dan Keselamatan Rakyat lebih didahulukan daripada ekonomi pada saat Pandemi COVID-19 ini.. Sesuai Pembukaan UUD Tahun 1945 yang sudah mencantumkan  bahwa ”Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia" adalah sebuah kewajiban. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan lebih banyak bersifat uraian dari studi dokumentasi. yang telah diperoleh akan dianalisis secara kualitatif serta diuraikan dalam bentuk deskriptif. Dalam memenuhi keabsahan data penelitian ini dilakukan triangulasi dengan sumber. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan langkah-langkah seperti yang Pengumpulan Data (Data Collection). Reduksi (Data Reduction. Display Data dan Verifikasi dan Penegasan Kesimpulan (Conclution Drawing and Verification). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kebijakan Karantina kesehatan adalah pilihan yang paling tepat, sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 sebagi tanggung jawab bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sebagai bentuk perlindungan terhadap kesehatan masyarakat dari penyakit dan/atau faktor risiko kesehatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat.

Published
2021-10-01
How to Cite
Yuliaty, T., Rambe, A., Zulfendri, Z., & Satria, B. (2021, October 1). KEBIJAKAN KARANTINA KESEHATAN DALAM UPAYA MENCEGAH PENULARAN CORONA VIRUS 19 DI KOTA MEDAN. JURNAL PEMBANGUNAN PERKOTAAN, 9(1), 1-8. Retrieved from http://ejpp.balitbang.pemkomedan.go.id/index.php/JPP/article/view/104